Pengiriman 3.500 Ton Besi Beton Jakarta-Tapin untuk AGM
Suvarna kirim 3.500 ton besi beton dari Jakarta ke site tambang AGM di Tatakan, Tapin Kalsel di 2025 via trailer dan tongkang.
Pada 2025, Suvarna Trans Nusantara dipercaya PT Antang Gunung Meratus (AGM) — operator tambang batubara di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan — untuk menangani pengiriman 3.500 ton besi beton dari Jakarta ke site tambang di Tatakan, Tapin. Material ini menjadi tulang punggung struktur infrastruktur tambang, sehingga jadwal kedatangan harus presisi mengikuti progress pembangunan.
Skema Multimoda Jakarta–Tatakan, Tapin
Tatakan adalah lokasi tambang AGM yang berada di pedalaman Kabupaten Tapin, jauh dari pelabuhan kontainer komersial. Untuk volume 3.500 ton besi beton, Suvarna menyiapkan skema multimoda dengan kombinasi trailer dan tongkang:
- Trucking Jakarta → pelabuhan muat: trailer flatbed mengangkut bundel besi beton dari supplier di Jakarta menuju pelabuhan tongkang. Jumlah ritase trailer dihitung agar muatan tongkang penuh sebelum berangkat.
- Tongkang lintas laut: besi beton dimuat ke tongkang dengan crane pelabuhan, kemudian ditarik tugboat menyeberang Selat Makassar menuju pelabuhan terdekat dengan site Tapin. Pelayaran sekitar 5–7 hari tergantung cuaca.
- Inland Tatakan: dari pelabuhan bongkar, besi beton dipindah ke trailer lokal dan dikirim langsung ke gudang site AGM di Tatakan, siap untuk fabrikasi.
Penanganan 3.500 Ton Besi Beton
Besi beton bukan komoditas yang fragil, tapi volume 3.500 ton butuh perencanaan presisi agar tongkang tidak overload dan beban terdistribusi merata. Tim Suvarna menerapkan beberapa standar:
- Bundling rapat per ukuran diameter agar mudah dihitung saat loading dan unloading.
- Stowage plan tongkang disusun agar distribusi berat seimbang dan draft kapal aman di rute Selat Makassar.
- Lashing rantai dan sling baja untuk mengikat bundel besi ke deck tongkang, mencegah pergeseran saat ombak.
- Tarpaulin cover untuk melindungi bundel dari air laut yang dapat mempercepat korosi permukaan.
Eksekusi dan Hasil di Lapangan
Tim Suvarna berkoordinasi harian dengan logistik AGM, supplier besi di Jakarta, dan operator tongkang. Update posisi tongkang diberikan rutin lengkap dengan ETA terbaru menyesuaikan kondisi cuaca aktual di lintasan laut.
Total 3.500 ton besi beton sampai di site Tatakan, Tapin sesuai jadwal pembangunan AGM, tanpa kerusakan signifikan dan tanpa kehilangan bundel di perjalanan. Tim site dapat langsung mengalokasikan material ke fabrikator untuk kebutuhan struktur tambang.
Butuh Pengiriman Material Konstruksi ke Site Tambang?
Suvarna Trans Nusantara berpengalaman menangani material konstruksi bulky lintas pulau untuk industri tambang, termasuk besi beton, structural steel, dan pipa besar. Hubungi tim kami untuk skema multimoda trailer–tongkang dengan stowage plan dan handling khusus dari supplier sampai gudang site.
Project Terkait
distribusi
Distribusi Kabel HDPE Tangerang–Pekanbaru
Pengiriman 40 gulungan Kabel HDPE total 26.000 mtr untuk PT Persada Sokka Tama via Trucking Fuso Long 9 mtr dari Tangerang ke Pekanbaru.
distribusi
Steel Pipe 9.000 MT Cilegon-Bunati untuk Borneo Indobara
Suvarna kirim 9.000 MT steel pipe (2x 4.500 MT) dari Cilegon ke Bunati Kalsel untuk PT Borneo Indobara di 2025 via trailer dan tongkang.
distribusi
Pengiriman 4 Unit IPAL ke RSUD Dunda Limboto Gorontalo
Suvarna kirim 4 unit IPAL beserta aksesori dari Tangerang ke RSUD Dunda Limboto Gorontalo pakai tronton di 2025. Multi-leg darat-laut, 100% on-time.